tempat2 keramat yang banyak berada di perempatan jalan gitu, yang katanya kalo di pindah bisa menimbulkan korban.
Rasulullah SAW bersabda : “Orang yang senantiasa berpegang teguh dengan sunnahku saat terjadi perselisihan diantara umatku laksana orang yang memegang bara api.” (HR. Hakim)
Detik-detik meninggalnya Rasulullah
Pagi itu Rasululloh dengan suara
terbata-bata berkutbah, ” Wahai umat ku. kita semua dalam kekuasaan Allah dan
cinta kasih_Nya, maka taat dan bertaqwala kepada_Nya. Ku wariskan dua perkara
kepada kalian, Al Qur’an dan Sunnahku. Siapa yang mencintai Sunnahku, berarti
mencintaiku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan masuk surga
bersama-sama aku” Kutbah singkat itu di akhiri dengan pandangan mata rasululloh
yang tenang dan penuh minat menatap satu persatu sahabatnya. Abu bakar menatap
mata itu dengan berkaca-kaca. Umar menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela
nafas panjang. Ali menundukkan kepala. Isyarat telah datang, saatnya telah
tiba, ” Rasululloh akan meninggalkan kita semua” keluh hati sahabat. Manusia
tercinta itu, hampi selesai tunaikan tugasnya. Tanda-tanda itu makin kuat. Ali
dengan cekatan memeluk rasululloh yang lemah dan goyah ketika turun dari
mimbar.
