Tampilkan postingan dengan label TRAVELLING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRAVELLING. Tampilkan semua postingan

Karimun Island, Taman Nasional di Kabupaten Jepara


Pernah dengar pulau Karimunjawa teman teman ?? atau bahkan udah ada yang pernah kesana ??
Nah.. buat yang belum pernah kesana atau bahkan belum mengenal pulai kecil nan eksotis ini, waymagz punya sedikit cerita nih, sedikit review berwisata ala backpacker di Pulau Karimun Jawa :)

Pulau Karimunjawa adalah kepulauan di Laut Jawa yang termasuk dalam Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare. Karimunjawa kini dikembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara. Sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional. Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah Elang Laut Dada Putih, penyu sisik, dan penyu hijau. Tumbuhan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Karimunjawa yaitu dewadaru (Crystocalyx macrophyla) yang terdapat pada hutan hujan dataran rendah. Ombak di Karimunjawa tergolong rendah dan jinak, dibatasi oleh pantai yang kebanyakan adalah pantai pasir putih halus.


MESJID QUBA


Sesiapa yang bersuci (mengambil wudu’) di rumahnya kemudian pergi ke masjid Quba' lalu mendirikan sembahyang di dalamnya, ganjarannya samalah dengan pahala ibadat Umrah. (Tirmizi: Sembahyang: 298. Ibnu Majah: Iqamat dan Sunatnya: 1401. Ahmad: Musnad Makkiyyin: 15414.) Telah diceritakan bahawa Nabi  menziarahi Masjid Quba' pada tiap-tiap hari Sabtu dengan menaiki tunggangannya. Kadang-kadang baginda pergi ke sana pada hari Isnin. (Sahih Bukhari: Jumaat: 1117, 18, 1119. Sahih Muslim: Haji: 2478, 2483)


Mengunjungi kota Mekkah dan Madinah adalah salah satu keinginan seluruh umat islam di dunia. Apalagi saat kita bisa berkunjung ke ibadah-ibadah yang mempunyai keutamaan khusus dan beribadah di dalamnya. Salah satu mesjid di dunia yang mempunyai keistimewaan khusus antara lain adalah mesjid quba.
Dengan sabda Nabi Muhammad SAW : Masjid Quba merupakan salah satu dari tiga masjid yang disebutkan dalam Alquran, selain Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa.


Pertama kali mengunjungi Masjid Quba, yang letaknya di daerah Quba sekitar 5 kilometer sebelah barat daya kota Madinah, kita akan melihat kesederhaannaan bangunannya. Tembok yang di cat putih dan di sekelilingnya terdapat beberapa pohon kurma yang membedakan Masjid Nabawi  atau Masjidil Haram. Seperti layaknya masjid yang lain, Masjid Quba juga memisahkan tempat peribadatan untuk laki-laki dan perempuan dengan dinding yang terbuat dari kayu tinggi. Tempat berwudhu pun tergolong sangat sederhana. Hanya ditutupi kain putih menutupi ruang wudhu dengan sekeliling sisanya terbuat dari dinding putih.

Walaupun demikian, Masjid Quba mempunyai keutamaan seperti sabda Nabi Muhammad SAW: Sesiapa yang bersuci (mengambil wudu’) di rumahnya kemudian pergi ke masjid Quba' lalu mendirikan sembahyang di dalamnya, ganjarannya samalah dengan pahala ibadat Umrah. (Tirmizi: Sembahyang: 298. Ibnu Majah: Iqamat dan Sunatnya: 1401. Ahmad: Musnad Makkiyyin: 15414.)



Siapapun yang melakukan ibadah umrah atau haji pasti akan mengunjungi mesjid yang dimana ketika pembangunan masjid ini selesai, Rosul mengimami shalat selama 20 hari. 

UMRAH RAMADHAN

“labbaikallaahumma labbaik..”


Tidak ada yang lebih indah dibandingkan dengan melakukan ibadah di bulan ramadhan. Semua yang kita kerjakan selama bulan Ramadhan akan dibayar berlipat ganda oleh Allah, inshaallaah. Bagi temen-temen yang mampu, alangkah baiknya melakukan ibadah umrah di bulan Ramadhan, karena sesuai dengan Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.

”Dari Atha, dari Ibnu Abbas, ia berkata, Rasulullah SAW. bertanya kepada seorang wanita dari Ansar, di mana Ibnu Abbas pernah menyebutkannya, kemudian lupa, kata beliau: Apa yang menghalangi engkau pergi haji bersama kami? Wanita itu menjawab: Tidak ada yang menghalangiku, kecuali karena dua unta kami. Suami dan anaknya pergi haji dengan mengendarai seekor unta dan yang seekor lagi ditinggal untuk diurus, maka aku mengurus unta itu. Beliau lalu bersabda: Apabila tiba bulan Ramadan, maka berumrahlah engkau, sesungguhnya umrah pada bulan tersebut (pahalanya) sebanding dengan (pahala) haji”